Senin, 15 Desember 2014

FF Haruman (just one day) part 16

HARUMAN (just one day)
Part 16 (last 2 part)
Sumary : Beri aku satu hari saja , dan aku berjanji aku tidak akan memintamu menjadi kekasihku lagi

Author : Dilla oktafiana

Cast :
-Yoon MinRa ( Minra )
-Jeon JungKook ( JungKook )
-Kim TaeHyung ( V )
-Kim SeokJin ( Jin )
-Park JiMin ( Jimin )

School love story

Silahkan dibaca , jngn lupa komen

All author point of view

" Hyungnim ? " Panggil jin kaget setelah melihat doojoon di depan pintu rumahnya
" Annyeong haseyo hyungnim " sapa jin lalu membungkuk dengan sopan
" Apa kabar seokjin-ah " sapa doojoon
" Baik , silahkan masuk hyungnim " kata jin , doojoon menggeleng
" Tidak usah , aku tidak akan lama disini . Tidak ada orang lainkah didalam ? " Tanya doojoon
" Hanya ada aku dan taehyung saja . Minra,jungkook dan jimin sedang pergi ke super market hyungnim "
" Ahh begitu rupanya . Kebetulan sekali . Bisakah kau panggilkan taehyung ? Ada hal yang harus aku bicarakan dengannya " pinta doojoon , jin segera mengangguk
" Aku akan segera memanggilnya " doojoon tersenyum lalu mengangguk . Jin segera berjalan ke ruang tengah untuk memanggil taehyung
" Siapa itu hyung ? " Tanya taehyung saat melihat jin berjalan menghampirinya
" Itu doojoon hyung . Dia mencarimu "
" Ha ? Ada apa dia mencariku ? " Teriak taehyung panik , jin hanya mengangkat kedua bahunya sambil menggeleng . Tanpa banyak bertanya lagi taehyung berlari menuju pintu
" Annyeong haseyo hyungnim " sapa taehyung lalu membungkuk 90 derajat pada doojoon
" Ne , bisakah kita bicara sebentar ? " Taehyung mengangguk

~~~

Taehyung terus menggigit bibirnya , kebiasaan saat dia sedang gugup . Masalahnya saat ini dia tengah duduk berhadapan dengan kakak laki-laki minra di sebuah cafe dekat rumahnya . Doojoon hanya tersenyum , dia tahu betul kalau saat ini taehyung tengah gugup
" Apa aku terlihat sangat menakutkan ? " Tanya doojoon , taehyung terperanjat
" Ne ? Tidak hyungnim " jawab taehyung dengan gugup
" Lalu kenapa kau terlihat sangat gugup ? " Taehyung mengedipkan matanya beberapa kali
" Tidak hyungnim , aku hanya kebingungan karena hyungnim tiba-tiba ingin mengajakku bicara " jawab taehyung
" Kalau begitu aku akan langsung bicara saja . Kau berkencan dengan adikku ? "
" Benar hyungnim " taehyung mengangguk mengiyakan
" Sejak kapan ? "
" Beberapa bulan yang lalu " jawab taehyung . Doojoon menyesap kopi yang dia pesan lalu mulai berbicara lagi
" Kau tahu aku bukan orang yang mudah percaya kepada orang lain apalagi untuk urusan menjaga adik perempuanku ? " Doojoon mulai serius . Taehyung semakin gugup dibuatnya
" Ne hyungnim "
" Kau yakin bisa menjaga adikku dengan baik ? " Taehyung mengangguk pasti
" Tentu saja hyungnim " doojoon melipat kedua tangannya di dada
" Aku tidak butuh ucapan saja " taehyung menelan ludahnya . Doojoon memang laki-laki yang sangat tegas
" Kau bisa mempercayaiku " ucap taehyung . Doojoon mengangguk
" Aku sudah lama mengenalmu . Aku percaya padamu taehyung-ah . Tapi jika kau membuat adikku menangis , aku tidak akan mengijinkanmu melihat wajah minra lagi selamanya "
" ne hyungnim , aku mengerti " doojoon beranjak dari tempat duduknya
" Aku mempercayaimu kim taehyung . Jangan membuatku kecewa " ucap doojoon sebelum akhirnya berjalan keluar cafe . Taehyung mendesah lega karena akhirnya doojoon menyetujui hubungannya dengan minra , namun pikirannya masih terbebani oleh sesuatu yang membuatnya sangat marah ketika mengingatnya . Taehyung melangkah meninggalkan cafe itu dengan perasaan yang luar biasa kacau . Taehyung tidak tahu apakah dia harus merasa bahagia , atau bagaimana .

~~~

" Kami pulang " kata jimin sambil bersusah payah membawa semua belanjaan yang mereka beli di super market tadi . Jin dan taehyung membantu jimin membawa belanjaan tersebut ke dapur
" Dimana minra dan jungkook ? " Tanya taehyung pada jimin yang saat ini sedang membereskan belanjaan mereka
" Minra tertidur di dalam mobil , jungkook sedang berusaha menggendongnya kemari , sepertinya minra sedang kelelahan . Dia terjatuh beberapa kali saat kami berbelanja tadi " jelas jimin .
" Apa ? Apa minra terluka ? " tanya taehyung panik . Jimin menggeleng
" Minra tidak terluka . Karena setiap dia terjatuh , jungkook selalu dengan sigap menangkap minra . Aku bahkan tidak mengerti mengapa jungkook bisa dengan tepat menarik minra kedalam pelukannya saat minra nyaris tertabrak mobil tadi , aku mulai berpikir apa mereka adalah saudara kembar yang memiliki telepati atau semacamnya " jelas jimin . Taehyung segera berlari menuju halaman rumah dan menemukan minra tertidur pulas di punggung jungkook
" Jungkook-ah biar aku saja yang menggendong minra " pinta taehyung . Jungkook menggeleng
" Nuna tertidur sangat pulas , aku bahkan berusaha keras memindahkannya dari mobil ke punggungku karena aku tidak ingin membangunkan nuna " jawab jungkook lalu masuk kedalam rumah mereka . Taehyung mengepalkan tangannya
" Aku seperti tembok yang tidak kau anggap jeon jungkook . Kau pikir kau itu siapa ! Kau benar-benar membuatku tidak berguna untuk kekasihku sendiri ! " Gumam taehyung kesal lalu mengikuti jungkook masuk ke dalam kamar minra . Taehyung membantu jungkook membaringkan minra ke atas ranjangnya .
" Hyung , jangan mengganggu nuna . Dia mungkin sedang kelelahan dan perlu beristirahat " ucap jungkook lalu meninggalkan minra dan taehyung

~~~

Taehyung tengah berbaring di samping minra dan terus memperhatikan wajah gadis lugu itu tanpa berkedip
" Minra-ya , aku benar-benar merindukanmu " ucap taehyung sambil mengusap pelan pipi minra
" Minra-ya saranghae " bisik taehyung tepat di telinga minra . Beberapa detik kemudian taehyung terkejut begitu melihat ada air mata mengalir dari sudut mata minra
" Minra-ya , kau baik-baik saja ? " Tanya taehyung panik . Minra membuka matanya lalu memeluk taehyung dengan sangat erat . Taehyung membalas pelukan minra
" Maafkan aku " ucap minra lalu dia terisak didalam pelukan taehyung
" Kenapa kau minta maaf ? " Tanya taehyung
" Aku hanya merasa kalau aku adalah gadis yang sangat jahat oppa " taehyung tersenyum lalu mengecup kening minra
" Kau adalah gadis terbaik yang pernah aku milikki minra-ya " taehyung tersenyum lembut lalu meraih dagu minra dan mengecup bibir minra dengan singkat . Minra menatap taehyung dengan tatapan merasa bersalah
" Kau terlalu baik untukku oppa " taehyung menggeleng pelan
" Aku juga memiliki kekurangan dan aku juga pernah berbuat salah padamu minra-ya . Jadi jangan merasa kau adalah gadis yang jahat karena aku juga belum bisa membuatmu bahagia saat bersamaku " taehyung tersenyum lembut . Minra semakin merasa bersalah pada taehyung
" Oppa , apa kau benar-benar masih mencintaiku ? " Tanya minra tiba-tiba
" Mengapa kau menanyakan hal itu padaku ? " Taehyung mengajak minra untuk duduk lalu dia menggenggam kedua tangan minra
" Jawablah dengan hatimu oppa " minra menunduk . Taehyung meletakan tangan minra di dadanya
" Baiklah , kau merasakannya ? " Tanya taehyung . Minra hanya diam
" Kau tahu ? Jantung ini hanya berdebar-debar untukmu . Aku selalu merasa jantungku akan melompat saat aku dekat denganmu . Aku bahkan bisa merasakan detak jantungku berdebar sangat kencang meskipun aku hanya melihatmu di dalam mimpiku " minra membeku , dia benar-benar tersentuh mendengar ucapan taehyung . Tapi dia kembali diam saat tiba-tiba saja bayangan jungkook melintas di kepalanya
" Sekarang bolehkah aku yang bertanya padamu ? " Minra menatap taehyung
" Apa yang ingin kau tanyakan oppa ? " Minra menunggu dengan penasaran
" Apa kau masih mencintaiku seutuhnya ? Atau kau sudah memberikan separuh hatimu untuk jeon jungkook ? " Minra terperanjat . Pertanyaan itu akhirnya terlontar dari bibir kim taehyung .

TBC ~
( RCL  )
Don't copas , take full credit . Gomawo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar